Zahlia, Siti Khalimatus (2026) PENGALAMAN ORANG TUA DALAM MENERAPKAN MINDFULNESS UNTUK MENGELOLA STRES MENGASUH ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS. Sarjana (S1) thesis, Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri.
COVER..pdf
Download (128kB)
AWALAN.pdf
Download (1MB)
BAB I .pdf
Download (549kB)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (706kB) | Request a copy
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (629kB) | Request a copy
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (998kB) | Request a copy
BAB V.pdf
Download (744kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (816kB)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB) | Request a copy
Abstract
Anak berkebutuhan khusus memerlukan perhatian dan pengasuhan yang lebih intensif dibandingkan anak pada umumnya. Kondisi tersebut sering kali menimbulkan stres pengasuhan pada orang tua akibat tuntutan pengasuhan yang tinggi, perilaku anak yang membutuhkan penanganan khusus, serta adanya tekanan sosial berupa stigma dari lingkungan sekitar. Salah satu pendekatan yang dapat membantu orang tua mengelola stres pengasuhan adalah mindfulness, yaitu kemampuan memusatkan perhatian secara sadar pada pengalaman saat ini tanpa memberikan penilaian. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengalaman orang tua dalam menerapkan mindfulness untuk mengelola stres selama mengasuh anak berkebutuhan khusus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian adalah orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus dan telah menerapkan mindfulness dalam kehidupan sehari-hari. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Sumber data terdiri dari tiga orang tua yang memiliki anak dengan kondisi Autism Spectrum Disorder (ASD), hiperaktif, dan tunarungu. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stres pengasuhan dipengaruhi oleh perilaku anak, tuntutan pengasuhan, serta tekanan sosial berupa stigma lingkungan. Penerapan mindfulness membantu orang tua dalam mengenali emosi, meningkatkan penerimaan terhadap kondisi anak, serta mengurangi reaksi emosional yang berlebihan. Praktik mindfulness yang dilakukan meliputi latihan pernapasan sadar dan kesadaran pada momen saat ini. Penerapan tersebut berdampak pada peningkatan regulasi emosi, kesabaran, dan pola pengasuhan yang lebih adaptif. Namun, penerapan mindfulness belum sepenuhnya konsisten karena dipengaruhi oleh kondisi emosional dan dukungan lingkungan. Dengan demikian, mindfulness menjadi strategi yang efektif dalam membantu orang tua mengelola stres pengasuhan. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan mindfulness mampu membantu orang tua anak berkebutuhan khusus dalam meningkatkan kesadaran diri, penerimaan, dan kemampuan mengelola emosi sehingga dapat mengurangi stres pengasuhan serta membentuk pola pengasuhan yang lebih positif dan adaptif.
| Item Type: | Thesis (Sarjana (S1)) |
|---|---|
| Subjects: | 100 - Filsafat dan Psikologi > 150 Psikologi (ilmu jiwa) > 150 Psikologi (ilmu jiwa) 300 – Ilmu Sosial > 300 Ilmu sosial > 304 Faktor yang mempengaruhi perilaku sosial 300 – Ilmu Sosial > 370 Pendidikan > 370 Pendidikan 300 – Ilmu Sosial > 370 Pendidikan > 371 Sekolah dan aktivitasnya; pendidikan khusus 300 – Ilmu Sosial > 370 Pendidikan > 374 Pendidikan untuk orang dewasa |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Bimbingan Konseling |
| Depositing User: | Siti Khalimatus Zahlia |
| Date Deposited: | 13 Jul 2026 07:14 |
| Last Modified: | 20 Jul 2026 08:16 |
| Contributors (Pembimbing / Pengarah): | Contribution Name NIDN Thesis advisor Afriliyanto, Agus NIDN0716048904 Thesis advisor Fuadina, Nabila NUPTK7561778679230062 |
| URI: | https://repository.unugiri.ac.id:8443/id/eprint/9828 |
