AZIZ, ABD (2026) STRATEGI PENGASUH DALAM MENGATASI DISPARITAS SOSIAL DI PONDOK PESANTREN SIROJUL HIKMAH BENDO KAPAS BOJONEGORO. Magister (S2) thesis, Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri.
COVER.pdf
Download (268kB)
AWALAN.pdf
Download (4MB)
BAB 1.pdf
Download (4MB)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only
Download (4MB) | Request a copy
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only
Download (4MB) | Request a copy
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only
Download (4MB) | Request a copy
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only
Download (4MB) | Request a copy
BAB 6.pdf
Download (4MB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (4MB)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (4MB) | Request a copy
Abstract
Perkembangan teknologi digital dan media sosial memunculkan diferensiasi gaya hidup di kalangan santri pondok pesantren sebuah paradoks di tengah lingkungan yang menjunjung tinggi kesetaraan dan persaudaraan. Penelitian ini mengkaji bagaimana disparitas sosial terbentuk, bagaimana pengasuh meresponsnya, dan seberapa efektif strategi yang diterapkan di Pondok Pesantren Sirojul Hikmah Bendo Kapas, Bojonegoro.
Menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus deskriptif-analitis, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan 18 informan (pengasuh, ustaz/ustadzah, dan santri), observasi partisipatif, serta analisis dokumen selama Januari–April 2026. Analisis menggunakan hybrid coding deduktif-induktif yang diperkuat triangulasi sumber, teknik, dan waktu.
Penelitian menemukan tiga temuan pokok. Pertama, disparitas sosial bersifat multidimensional meliputi dimensi ekonomi, budaya, dan psikologis yang jika tidak dikelola akan berkembang menjadi polarisasi sosial berupa eksklusivitas kelompok, jarak sosial, stereotip, dan hambatan interaksi lintas kelompok. Kedua, pengasuh merespons melalui lima strategi transformasional (pendekatan inklusif, kegiatan kolektif, pemberdayaan santri, mediasi konflik, dan keteladanan), di mana keteladanan terbukti paling efektif karena bekerja pada level legitimasi moral yang melampaui batas formal. Ketiga, strategi-strategi tersebut berhasil meningkatkan inklusivitas, harmonisasi, dan kualitas interaksi sosial, meski efektivitasnya lebih kuat dalam konteks formal dibanding informal.
Penelitian ini menghasilkan model konseptual orisinal DS → PS → SP → LP (Disparitas Sosial → Polarisasi Sosial → Strategi Pengasuh → Lingkungan Pesantren) yang memperkaya teori stratifikasi sosial Bourdieu, Teori Identitas Sosial Tajfel-Turner, dan kepemimpinan transformasional Bass-Riggio dalam konteks pendidikan Islam. Temuan ini memberi kontribusi teoritis sekaligus rekomendasi praktis bagi pengelolaan dinamika sosial di pesantren dan lembaga pendidikan Islam sejenis.
| Item Type: | Thesis (Magister (S2)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Disparitas Sosial, Polarisasi Sosial, Strategi Pengasuh, Kepemimpinan Transformasional, Pondok Pesantren. |
| Subjects: | 100 - Filsafat dan Psikologi > 150 Psikologi (ilmu jiwa) > 158 Psikologi terapan > 158.4 Leadership/Kepemimpinan yang Berkaitan dengan Psikologi, Psikologi Kepemimpinan |
| Divisions: | Pascasarjana > Magister Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | ABD AZIZ |
| Date Deposited: | 09 Jul 2026 01:32 |
| Last Modified: | 09 Jul 2026 01:32 |
| Contributors (Pembimbing / Pengarah): | Contribution Name NIDN Thesis advisor Manshur, Ahmad NIDN2122037701 Thesis advisor Ulfa, Ulfa NIDN2121067401 |
| URI: | https://repository.unugiri.ac.id:8443/id/eprint/9727 |
