PENERAPAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS DALAM MENENTUKAN PRIORITAS FAKTOR PENYEBAB KESULITAN BELAJAR MATEMATIKA SISWA SMA

Apriliani, Susanti (2026) PENERAPAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS DALAM MENENTUKAN PRIORITAS FAKTOR PENYEBAB KESULITAN BELAJAR MATEMATIKA SISWA SMA. Sarjana (S1) thesis, Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri.

[thumbnail of Cover.pdf] Text
Cover.pdf

Download (261kB)
[thumbnail of Awalan.pdf] Text
Awalan.pdf

Download (955kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (599kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (680kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (596kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (897kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (394kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka .pdf] Text
Daftar Pustaka .pdf

Download (520kB)
[thumbnail of Lampiran.pdf] Text
Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Kesulitan belajar matematika merupakan permasalahan yang masih banyak dialami oleh siswa SMA dan dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal, seperti lingkungan sekolah, lingkungan keluarga, dan lingkungan masyarakat. Perbedaan tingkat pengaruh antar faktor menyebabkan perlunya suatu metode yang mampu menentukan prioritas faktor penyebab kesulitan belajar matematika secara objektif dan sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dalam menentukan prioritas faktor penyebab kesulitan belajar matematika siswa SMA serta menganalisis bobot prioritas pada setiap kriteria dan subkriteria. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode AHP. Responden penelitian terdiri atas 16 guru matematika SMA di Kabupaten Bojonegoro yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling sebagai expert judgment. Data diperoleh melalui kuesioner perbandingan berpasangan dan dianalisis menggunakan tahapan AHP yang meliputi penyusunan struktur hierarki, perhitungan bobot prioritas, dan uji konsistensi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan keluarga memiliki bobot prioritas tertinggi sebesar 50,52%, diikuti lingkungan sekolah sebesar 32,38%, dan lingkungan masyarakat sebesar 17,10%. Berdasarkan hasil perhitungan prioritas global menunjukkan bahwa cara orang tua membimbing belajar memperoleh bobot tertinggi sebesar 20,03%, diikuti perhatian orang tua terhadap belajar matematika sebesar 15,48%, interaksi guru dan siswa sebesar 14,74%, serta metode pembelajaran matematika sebesar 12,37%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa lingkungan keluarga merupakan faktor yang paling dominan memengaruhi kesulitan belajar matematika siswa SMA, terutama pada aspek cara orang tua membimbing belajar. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi guru, orang tua, dan pihak sekolah dalam merancang upaya yang lebih efektif untuk mengatasi kesulitan belajar matematika siswa.

Item Type: Thesis (Sarjana (S1))
Uncontrolled Keywords: Analytical Hierarchy Process (AHP), kesulitan belajar matematika, prioritas faktor eksternal, siswa SMA.
Subjects: 300 – Ilmu Sosial > 370 Pendidikan > 373 Pendidikan menengah; sekolah tingkat lanjutan
500 – Ilmu Pengetahuan > 510 Matematika > 510 Matematika
500 – Ilmu Pengetahuan > 510 Matematika > 519 Probabilitas dan matematika terapan
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Matematika
Depositing User: Susanti Apriliani
Date Deposited: 06 Jul 2026 02:14
Last Modified: 06 Jul 2026 02:14
Contributors (Pembimbing / Pengarah):
Contribution
Name
NIDN
Thesis advisor
Fathoni, M. Ivan Ariful
NIDN0705019103
Thesis advisor
Kurniawati, Naning
NIDN0718098503
URI: https://repository.unugiri.ac.id:8443/id/eprint/9663

Actions (login required)

View Item
View Item