ANALISA KARAKTERISTIK BIOPELET DARI LIMBAH KOTORAN SAPI KERING DENGAN PATI KULIT SINGKONG SEBAGAI BAHAN BAKAR ALTERNATIF

KUSUMA, INDRA (2025) ANALISA KARAKTERISTIK BIOPELET DARI LIMBAH KOTORAN SAPI KERING DENGAN PATI KULIT SINGKONG SEBAGAI BAHAN BAKAR ALTERNATIF. Sarjana (S1) thesis, Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri.

[thumbnail of Cover.pdf] Text
Cover.pdf

Download (206kB)
[thumbnail of Awalan.pdf] Text
Awalan.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (545kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (768kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (920kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (638kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf] Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (650kB)
[thumbnail of Lampiran.pdf] Text
Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Biopelet merupakan pelet bahan bakar padat berdiameter 8–12 mm dan panjang 20–30 mm yang dibuat dengan tekanan tinggi. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik biopelet berbahan baku limbah kotoran sapi kering dengan penambahan perekat alami berupa pati kulit singkong. Metode penelitian dilakukan secara eksperimen di laboratorium melalui tahapan persiapan bahan baku, pencampuran, pencetakan menggunakan press hidrolik, pengeringan, serta pengujian karakteristik biopelet yang meliputi nilai kalor, kadar air, laju pembakaran, dan kadar abu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi kadar perekat pati kulit singkong dan tekanan pencetakan memengaruhi kualitas biopelet. Penambahan perekat meningkatkan kepadatan sehingga kadar air menurun dari 12,5% menjadi 9,5%, nilai kalor meningkat dari 2.795,4 cal/gr menjadi 3.595,9 cal/gr, laju pembakaran lebih stabil pada rentang 1,71–0,74 gr/menit, dan kadar abu berkurang dari 1,20% menjadi 0,90%. Hubungan antara nilai tekan, kadar air, nilai kalor, laju pembakaran, dan kadar abu saling memengaruhi; semakin padat biopelet, rongga udara berkurang, kadar air turun, nilai kalor naik, laju pembakaran lebih stabil, dan kadar abu semakin rendah. Dengan demikian, pemanfaatan limbah kotoran sapi dengan penambahan perekat pati kulit singkong berpotensi menjadi sumber energi terbarukan yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomis, serta direkomendasikan untuk penelitian lanjutan dengan menguji perekat alami lain, variasi suhu pengeringan, dan performa pembakaran pada kompor biomassa khusus biopelet.

Item Type: Thesis (Sarjana (S1))
Uncontrolled Keywords: Biopelet, Kotoran Sapi, Pati Kulit Singkong, Energi Terbarukan
Subjects: 500 – Ilmu Pengetahuan > 540 Kimia > 542 Teknik, peralatan dan material kimia
600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 660 Teknik kimia > 660 Teknik kimia
600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 660 Teknik kimia > 662 Teknologi bahan peledak, bahan bakar, dan produk terkait
600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 660 Teknik kimia > 668 Teknologi produk organik lainnya
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Teknik Mesin
Depositing User: Indra Kusuma
Date Deposited: 13 Aug 2025 06:37
Last Modified: 13 Aug 2025 06:37
Contributors (Pembimbing / Pengarah):
Contribution
Name
NIDN
Thesis advisor
SULISTIAWAN, AGUS
NIDN0724099101
Thesis advisor
YUWITA, PELANGI EKA
NIDN0715059004
URI: https://repository.unugiri.ac.id:8443/id/eprint/8352

Actions (login required)

View Item
View Item