PENGARUH VARIASI ARUS PENGELASAN SMAW TERHADAP KEKUATAN TARIK DAN BENDING BAJA ST 37 DENGAN ELEKTRODA E7016

HAKIKI, MOCH IQBAL (2025) PENGARUH VARIASI ARUS PENGELASAN SMAW TERHADAP KEKUATAN TARIK DAN BENDING BAJA ST 37 DENGAN ELEKTRODA E7016. Sarjana (S1) thesis, Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (450kB)
[thumbnail of AWALAN.pdf] Text
AWALAN.pdf

Download (975kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (533kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (882kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (978kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (521kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (511kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Paddock merupakan komponen opsional yang digunakan untuk menopang sepeda motor agar tetap stabil saat tidak digunakan. Namun, paddock yang terbuat dari baja karbon rendah seperti ST 37 masih berisiko mengalami kegagalan struktural, seperti patah atau bengkok, akibat kualitas sambungan las yang kurang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekuatan tarik dan bending maksimal sambungan las baja ST 37 untuk aplikasi paddock. Metode eksperimen untuk menganalisis pengaruh variasi arus pengelasan SMAW terhadap kekuatan tarik dan bending sambungan las pada baja ST 37. Penelitian menggunakan variasi arus 90 A, 100 A, dan 110 A, dengan elektroda E7016 berdiameter 3,2 mm, kampuh tipe V 60°, jenis sambungan butt joint, posisi pengelasan 1G, pengujian tarik standar ASTM E8, struktur mikro dan pengujian bending standar ASTM E290. Hasil data eksperimen dianalisa dengan metode One Way Anova dan uji Tukey HSD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi arus berpengaruh signifikan terhadap kekuatan tarik dan bending. Kekuatan tarik tertinggi diperoleh pada arus 110 A dengan nilai rata-rata tegangan 433,59 N/mm, regangan 25% dan modulus elastisitasya 1770,08 N/mm², Arus 110 A menghasilkan struktur mikro terbaik dengan distribusi acicular ferrite yang dominan dan merata, ukuran butir yang lebih halus, serta fusi logam yang optimal struktur ini meningkatkan kekuatan mekanik yang menghasilkan patahan ulet, sedangkan kekuatan bending tertinggi juga dicapai pada arus 110 A dengan nilai rata-rata 1657,75 N/mm².

Item Type: Thesis (Sarjana (S1))
Uncontrolled Keywords: Variasi arus, baja ST 37, kekuatan tarik, struktur mikro, kekuatan bending.
Subjects: 500 – Ilmu Pengetahuan > 540 Kimia > 542 Teknik, peralatan dan material kimia
600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 630 Pertanian > 631 Teknik khusus, peralatan, dan material
600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 690 Pembangunan gedung > 691 Material bangunan, bahan bangunan
700 - Seni dan Rekreasi > 720 Arsitektur > 721 Material arsitektur dan elemen struktur
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Teknik Mesin
Depositing User: Moch Iqbal Hakiki
Date Deposited: 13 Aug 2025 03:20
Last Modified: 13 Aug 2025 03:20
Contributors (Pembimbing / Pengarah):
Contribution
Name
NIDN
Thesis advisor
Sulistiawan, Agus
NIDN0724099101
Thesis advisor
Anshori, Mohammad
NIDN0701029601
URI: https://repository.unugiri.ac.id:8443/id/eprint/8325

Actions (login required)

View Item
View Item