Adhim, Moh Sofiul (2025) PEMANFAATAN LIMBAH KULIT JERUK MENJADI BIOETANOL DENGAN PROSES SIMULTANEOUS SACCHARIFICATION AND FERMENTATION (SSF) SEBAGAI BAHAN BAKAR ALTERNATIF. Sarjana (S1) thesis, Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri.
COVER.pdf
Download (215kB)
AWALAN.pdf
Download (1MB)
BAB I.pdf
Download (551kB)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB) | Request a copy
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (618kB) | Request a copy
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB) | Request a copy
BAB V.pdf
Download (501kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (477kB)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB) | Request a copy
Abstract
Kebutuhan energi yang terus meningkat telah mendorong para ahli energi untuk menciptakan sumber energi baru dan terbarukan. Sampai saat ini, di daerah Jawa Timur khususnya di Kabupaten Bojonegoro dan sekitarnya, limbah seperti kulit
jeruk masih belum banyak di manfaatkan dan hanya dianggap sebagai limbah. Tetapi limbah kulit jeruk sendiri memiliki kandungan karbohidrat dan selulosa yang dapat difermentasi dan di manfaatkan untuk bahan penghasil etanol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar etanol tertinggi dan karakteristik bioetanol dari limbah kulit jeruk. Metode pembuatan bioetanol pada penelitian ini menggunakan
proses simultaneous saccharification and fermentation (SSF) bisa disebut juga sakarifikasi dan fermentasi simultan dengan variasi lama waktu fermentasi dan Jumlah ragi (saccharomyces cerevisiae). Pada penelitian ini limbah kulit jeruk di sakarifikasi dengan menggunakan bantuan enzim selulase dan di diamkan dalam botol selama 4 jam dengan suhu normal 30ºC. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semakin banyak ragi dan semakin lama waktu fermentasi maka kadar etanol yang dihasilkan juga lebih tinggi. Pada variasi lama waktu 3 hari dan dengan jumlah ragi 15 gram dihasilkan kadar etanol tertinggi yaitu 34%. Pada 4 hari dengan ragi 15 gram menghasilkan 43%, dan pada 5 hari dengan ragi 15 gram mendapatkan kadar etanol tertinggi yaitu 51%. Kemudian kadar etanol tertinggi pada sampel A3 yang memperoleh 51% didestilasi ulang bertingkat hingga 4 kali yang memperoleh
kadar sebesar 93%.
| Item Type: | Thesis (Sarjana (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Limbah Kulit Jeruk (Citrus Sinensis), Bioetanol, Simultaneous Saccharification and Fermentation (SSF, Bahan Bakar Alternatif. |
| Subjects: | 100 - Filsafat dan Psikologi > 110 Metafisika > 118 Kekuatan dan energi 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 660 Teknik kimia > 661 Teknologi industri bahan kimia 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 660 Teknik kimia > 662 Teknologi bahan peledak, bahan bakar, dan produk terkait |
| Divisions: | Fakultas Sains dan Teknologi > Teknik Mesin |
| Depositing User: | Sofiul Adhim |
| Date Deposited: | 12 Aug 2025 02:35 |
| Last Modified: | 12 Aug 2025 02:35 |
| Contributors (Pembimbing / Pengarah): | Contribution Name NIDN Thesis advisor Azhary, Taufik NIDN0728019502 Thesis advisor Sulistiawan, Agus NIDN0724099101 |
| URI: | https://repository.unugiri.ac.id:8443/id/eprint/8172 |
