UMIZAIN, LIZA ARDI (2025) IDENTIFIKASI SENYAWA METABOLIT SEKUNDER DALAM EKSTRAK DAUN SURUHAN (Peperomia pellucida) SEBAGAI ANTIOKSIDAN DENGAN METODE KROMATOGRAFI LAPIS TIPIS (KLT). Sarjana (S1) thesis, Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri.
COVER.pdf
Download (342kB)
AWALAN.pdf
Download (1MB)
BAB I.pdf
Download (429kB)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (610kB) | Request a copy
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (375kB) | Request a copy
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (977kB) | Request a copy
BAB V.pdf
Download (304kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (381kB)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (631kB) | Request a copy
Abstract
Peperomia pellucida diketahui mengandung senyawa metabolit sekunder seperti flavonoid, alkaloid, tanin, dan fenol yang berperan sebagai antioksidan alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi senyawa metabolit sekunder dan mengevaluasi aktivitas antioksidan ekstrak daun suruhan secara kualitatif menggunakan metode Kromatografi Lapis Tipis (KLT) dan semprot DPPH. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan etanol 96%, kemudian difraksinasi menjadi fraksi n-heksana, etil asetat, dan etanol-air. Masing-masing fraksi dianalisis menggunakan KLT dengan sistem eluen spesifik. Noda yang terbentuk diamati berdasarkan warna setelah penyemprotan reagen spesifik dan diuji aktivitas antioksidan secara kualitatif dengan larutan DPPH. Hasil KLT menunjukkan bahwa fraksi n-heksana mengandung alkaloid, flavonoid, tanin, dan fenol, fraksi etil asetat mengandung alkaloid, flavonoid, dan tanin, dan fraksi etanol-air mengandung alkaloid dan tanin. Dari uji semprot DPPH, fraksi etanol-air menunjukkan tiga bercak aktif dengan nilai Rf 0,14 kemiripan dengan alkaloid, 0,44 tanin, dan 0,72 alkaloid. Fraksi n-heksana menunjukkan satu bercak aktif pada Rf 0,85, yang memiliki kemiripan dengan flavonoid. Fraksi etil asetat menghasilkan tiga bercak aktif pada Rf 0,45, 0,54, dan 0,65, dengan kisaran nilai Rf yang mendekati senyawa tanin dan flavonoid. Uji semprot DPPH menunjukkan perubahan warna dari ungu menjadi kuning pucat, menandakan adanya aktivitas antioksidan, dengan hasil paling dominan pada fraksi etil asetat. KLT terbukti efektif digunakan sebagai metode identifikasi awal senyawa bioaktif dalam Peperomia pellucida, serta berpotensi mendukung pengembangan bahan alam sebagai sumber antioksidan dalam bidang farmasi dan fitoterapi.
| Item Type: | Thesis (Sarjana (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Antioksidan, Metabolit Sekunder, Daun Suruhan, KLT, DPPH |
| Subjects: | 500 – Ilmu Pengetahuan > 500 Ilmu pengetahuan > 507 Pendidikan, penelitian, topik terkait ilmu pengetahuan alam 500 – Ilmu Pengetahuan > 580 Tanaman > 580 Tumbuh-tumbuhan, tanaman, botani, flora 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan > 615 Farmakologi dan terapi farmakologi |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > Farmasi |
| Depositing User: | Liza Ardi Umizain |
| Date Deposited: | 11 Aug 2025 08:23 |
| Last Modified: | 11 Aug 2025 08:23 |
| Contributors (Pembimbing / Pengarah): | Contribution Name NIDN Thesis advisor Al-Barri, Akhmad NIDN0723109005 Thesis advisor Pitaloka, Ria Indah Kusuma NIDN0724069203 |
| URI: | https://repository.unugiri.ac.id:8443/id/eprint/8153 |
