WIDIANDILLA, DESINDY PUTRI (2025) ANALISIS BIAYA IKLAN DI FACEBOOK ADS PADA YAYASAN BINA MULIA PERSPEKTIF HUKUM EKONOMI SYARIAH. Sarjana (S1) thesis, Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri.
COVER.pdf
Download (144kB)
AWALAN.pdf
Download (477kB)
BAB I.pdf
Download (369kB)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (473kB) | Request a copy
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (490kB) | Request a copy
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (415kB) | Request a copy
BAB V.pdf
Download (243kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (336kB)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (411kB) | Request a copy
Abstract
Yayasan Bina Mulia menggunakan Facebook Ads untuk penggalangan dana, namun biaya iklan yang dikeluarkan sering tidak sebanding dengan hasil donasi yang diterima. Penelitian ini mengkaji kebijakan biaya iklan dari prinsip syariah, khususnya terkait potensi unsur gharar dalam sistem pembayaran iklan digital.Penelitian ini dilakukan untuk menjawab rumusan masalah terkait Bagaimana mekanisme Yayasan Bina Mulia terhadap pengambilan biaya iklan di facebook Ads, Bagaimana tinjauan Hukum Ekonomi Syariah terhadap biaya iklan di facebook Ads. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mekanisme Yayasan Bina Mulia terhadap pengambilan biaya iklan di facebook Ads, dan mengetahui tinjauan hukum ekonomi syariah terhadap biaya iklan di facebook Ads. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field research). Untuk sumber data primer diperoleh melalui observasi dan wawancara, serta data sekunder yang bersumber dari buku, jurnal, dan internet. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang telah dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, yang didasarkan pada teori ija>rah, dan advertising. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Facebook Ads oleh Yayasan Bina Mulia sebagai media penggalangan dana dinilai efektif, namun sistem biaya iklan di Facebook Ads yang menggunakan mekanisme lelang menimbulkan ketidakpastian, baik dari segi jangkauan audiens maupun hasil donasi. Dalam perspektif hukum ekonomi syariah, mekanisme ini tergolong akad ija>rah yang dalam ujrahnya mengandung gharar karena dalam beberapa kali biaya iklan lebih tinggi dari pendapatan donasi. Oleh karena itu, diperlukan transparansi dan regulasi yang lebih jelas agar praktik iklan digital nirlaba sejalan dengan prinsip syariah dan hukum positif Indonesia.
| Item Type: | Thesis (Sarjana (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Bina Mulia, Hukum Ekonomi Syariah, Advertising, |
| Subjects: | 300 – Ilmu Sosial > 340 Ilmu hukum > 340 Ilmu hukum 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 650 Manajemen dan hubungan masyarakat > 659 Periklanan dan hubungan masyarakat |
| Divisions: | Fakultas Syari'ah dan Adab > Hukum Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | Desindy Putri Widiandilla |
| Date Deposited: | 14 Aug 2025 06:00 |
| Last Modified: | 14 Aug 2025 06:00 |
| Contributors (Pembimbing / Pengarah): | Contribution Name NIDN Thesis advisor Robbani, Shofa NIDN2108128301 Thesis advisor Cahyono, Eko Arief NIDN2120068702 |
| URI: | https://repository.unugiri.ac.id:8443/id/eprint/7955 |
