ANALISIS PENGARUH INTENSITAS CAHAYA TERHADAP PENGISIAN BATERAI SPRAYER HYBRID MENGGUNAKAN PANEL SURYA DENGAN METODE FUZZY LOGIC (STUDI KASUS KAB. BLORA)

ARDIANSYAH, FAIZ (2025) ANALISIS PENGARUH INTENSITAS CAHAYA TERHADAP PENGISIAN BATERAI SPRAYER HYBRID MENGGUNAKAN PANEL SURYA DENGAN METODE FUZZY LOGIC (STUDI KASUS KAB. BLORA). Sarjana (S1) thesis, Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri.

[thumbnail of Cover.pdf] Text
Cover.pdf

Download (166kB)
[thumbnail of Awalan.pdf] Text
Awalan.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Bab I.pdf] Text
Bab I.pdf

Download (459kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (948kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (612kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (407kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (427kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (7MB) | Request a copy

Abstract

Penggunaan sprayer listrik untuk penyemprotan pestisida di Desa Jipang, Kabupaten Blora, mengalami kendala akibat ketergantungan pada daya baterai, yang kerap habis saat proses penyemprotan berlangsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja sprayer hybrid yang terintegrasi dengan panel surya monokristalin 10 Watt dan pengatur daya tipe Pulse Width Modulation (PWM) dalam mengoptimalkan pengisian baterai di lapangan. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen lapangan dengan pengukuran intensitas cahaya matahari menggunakan lux meter, tegangan, arus, serta efisiensi sistem pada interval waktu setiap satu jam, dimulai pukul 08.00–16.00 WIB selama tiga hari pengamatan (21 Mei, 29 Mei, dan 1 Juni 2025). Hasil penelitian menunjukkan efisiensi tertinggi terjadi pada pukul 08.00–10.00 WIB dengan rentang efisiensi 15–18%, di mana intensitas cahaya mencapai 900–1045 W/m². Efisiensi menurun pada siang hingga sore hari menjadi 7–13% akibat penurunan intensitas cahaya dan sudut datang sinar matahari yang tidak optimal. Kehilangan daya tertinggi sebesar 60–71 Watt terjadi pada pukul 09.00–10.00 WIB, yang disebabkan oleh keterbatasan dalam konversi energi. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa sprayer hybrid tenaga surya layak diterapkan dalam praktik pertanian, khususnya jika pengisian baterai diprioritaskan pada pagi hari. Teknologi ini mampu meningkatkan efisiensi operasional serta mendukung pertanian berkelanjutan dengan mengurangi emisi karbon dan ketergantungan terhadap bahan bakar fosil.

Item Type: Thesis (Sarjana (S1))
Uncontrolled Keywords: sprayer hybrid,panel surya,efisiensi energi,pertanian berkelanjutan,pestisida
Subjects: 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 630 Pertanian > 631 Teknik khusus, peralatan, dan material
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Teknik Mesin
Depositing User: Faiz Ardiansyah
Date Deposited: 04 Aug 2025 07:43
Last Modified: 04 Aug 2025 07:43
Contributors (Pembimbing / Pengarah):
Contribution
Name
NIDN
Thesis advisor
SULISTIAWAN, AGUS
NIDN0724099101
UNSPECIFIED
ARDIANTI, APRILLIA DWI
NIDN0726048902
URI: https://repository.unugiri.ac.id:8443/id/eprint/7682

Actions (login required)

View Item
View Item