ANALISIS KEBOCORAN SEAL CRANKSHAFT TERHADAP MESIN CATERPILLAR 3412 DALAM MENGGERAKKAN UNIT TOP DRIVE (STUDI KASUS DI PT. TIGA MUSIM MAS JAYA)

FUAD, MOCHAMMAD REZA ANIQUL (2025) ANALISIS KEBOCORAN SEAL CRANKSHAFT TERHADAP MESIN CATERPILLAR 3412 DALAM MENGGERAKKAN UNIT TOP DRIVE (STUDI KASUS DI PT. TIGA MUSIM MAS JAYA). Sarjana (S1) thesis, Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri.

[thumbnail of Cover.pdf] Text
Cover.pdf

Download (330kB)
[thumbnail of Awalan.pdf] Text
Awalan.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (625kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (502kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf] Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (616kB)
[thumbnail of Lampiran.pdf] Text
Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (918kB) | Request a copy

Abstract

Seal crankshaft merupakan komponen penting dalam sistem pelumasan mesin diesel yang berfungsi menjaga tekanan oli tetap stabil serta mencegah terjadinya kebocoran pelumas. Kebocoran pada komponen ini dapat menyebabkan terganggunya sistem pelumasan, peningkatan suhu, dan penurunan efisiensi mesin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kebocoran segel poros engkol terhadap performa mesin caterpillar 3412, khususnya dilihat dari dua parameter utama yaitu tekanan oli dan temperatur mesin dalam rentang putaran 1700–1800 rpm. Penelitian ini dilaksanakan di PT. Tiga Musim Mas Jaya, dengan metode eksperimen dan uji t dua sampel berpasangan. Data diperoleh melalui dua kondisi pengujian yaitu saat mesin dalam keadaan normal dan saat terjadi kebocoran segel poros engkol. Analisis dilakukan menggunakan uji statistik t dua sampel berpasangan untuk mengetahui signifikansi perbedaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekanan oli mengalami penurunan signifikan dari rata-rata 82–64 psi menjadi 60–32 psi setelah kebocoran. Sementara itu, temperatur mesin meningkat tajam dari 76–88°C menjadi 94–109°C. Nilai t hitung pada kedua parameter jauh melebihi t tabel pada taraf signifikansi 5%, yang menunjukkan adanya perbedaan yang sangat signifikan secara statistik. Dari hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa kebocoran seal crankshaft secara langsung berdampak negatif terhadap sistem pelumasan dan pendinginan mesin. Gangguan ini tidak hanya mengurangi performa mesin, tetapi juga meningkatkan risiko kerusakan komponen secara menyeluruh.

Item Type: Thesis (Sarjana (S1))
Uncontrolled Keywords: Poros engkol, Mesin caterpillar, Segel poros engkol, Pengeboran, Top drive.
Subjects: 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 620 Ilmu teknik dan ilmu yang berkaitan > 622 Teknik tambang dan teknik pertambangan
600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 620 Ilmu teknik dan ilmu yang berkaitan > 624 Teknik sipil
600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 620 Ilmu teknik dan ilmu yang berkaitan > 627 Teknik hidrolik
600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 620 Ilmu teknik dan ilmu yang berkaitan > 629 Cabang teknik lainnya
600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 630 Pertanian > 631 Teknik khusus, peralatan, dan material
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Teknik Mesin
Depositing User: Mochammad Reza Aniqul Fuad
Date Deposited: 02 Aug 2025 03:37
Last Modified: 02 Aug 2025 03:37
Contributors (Pembimbing / Pengarah):
Contribution
Name
NIDN
Thesis advisor
Anshori, Mohammad
NIDN0701029601
Thesis advisor
Yuwita, Pelangi Eka
NIDN0715059004
URI: https://repository.unugiri.ac.id:8443/id/eprint/7584

Actions (login required)

View Item
View Item