AGISTINA, JESIKA TRI (2026) ANALISIS KEGAGALAN MEKANIS DAN KEANDALAN KOMPONEN MESIN OSSEL PADA PROSES PRODUKSI SUSU KEDELAI MENGGUNAKAN METODE FMEA, MTBF DAN MTTF. Sarjana (S1) thesis, Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri.
COVER.pdf
Download (236kB)
AWALAN.pdf
Download (1MB)
BAB I.pdf
Download (617kB)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (915kB) | Request a copy
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (960kB) | Request a copy
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB) | Request a copy
BAB V.pdf
Download (602kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (614kB)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (568kB) | Request a copy
Abstract
Mesin ossel merupakan mesin utama dalam produksi susu kedelai yang berfungsi menggiling kedelai sekaligus memisahkan sari dari ampas. Kerusakan berulang pada batu giling, saringan, mekanisme pengunci, seal, dan motor listrik di UKM Omah Soya menghambat proses produksi sehingga diperlukan analisis kegagalan dan keandalan sebagai dasar perawatan. Meskipun analisis risiko dan keandalan telah diterapkan pada berbagai mesin produksi, kajian yang secara khusus mengintegrasikan FMEA, MTBF, MTTF, failure rate, serta parameter operasional motor pada mesin ossel skala UKM masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengisi kesenjangan tersebut dengan mengidentifikasi kegagalan, menganalisis risiko menggunakan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), menentukan keandalan berdasarkan Mean Time Between Failures (MTBF), Mean Time to Failure (MTTF), dan failure rate, serta menganalisis kondisi motor. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan kuantitatif melalui observasi, wawancara, dokumentasi, pengukuran operasional, dan pengolahan 15 kejadian kerusakan periode Desember 2025–April 2026. Pengamatan dilakukan pada kapasitas 2, 5, dan 10 kg. Hasil menunjukkan parameter motor mencapai 68°C pada kapasitas 10 kg dan putaran turun dari 1.415 menjadi 1.173 rpm ketika aliran melambat. Estimasi berdasarkan tegangan 220 V dan daya 750 W menghasilkan arus teoritis minimum 3,41 A serta torsi 5,06–6,11 N·m, bukan hasil pengukuran langsung. FMEA menunjukkan RPN motor 288, saringan 240, batu giling 210, seal 180, dan mekanisme pengunci 100. Saringan memiliki MTBF terendah 1,875 jam dan failure rate tertinggi 0,533 kegagalan/jam, sedangkan seal memiliki MTTF 2,333 jam dan failure rate 0,429 kegagalan/jam. Prioritas perawatan berturut-turut adalah motor, saringan, seal, batu giling, dan mekanisme pengunci. Perawatan preventif berbasis kondisi diperlukan untuk mengurangi kegagalan berulang dan menjaga kelancaran produksi.
| Item Type: | Thesis (Sarjana (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Mesin ossel, FMEA, MTBF, MTTF, Failure rate, Arus listrik, Daya, Torsi dan Perawatan preventif. |
| Subjects: | 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 670 Manufaktur, pabrik-pabrik > 670 Manufaktur, pabrik-pabrik |
| Divisions: | Fakultas Sains dan Teknologi > Teknik Mesin |
| Depositing User: | Jesika Tri Agistina |
| Date Deposited: | 13 Aug 2026 01:49 |
| Last Modified: | 13 Aug 2026 01:49 |
| Contributors (Pembimbing / Pengarah): | Contribution Name NIDN Thesis advisor ANSHORI, MOHAMMAD NIDN0701029601 Thesis advisor YUWITA, PELANGI EKA NIDN0715059004 |
| URI: | https://repository.unugiri.ac.id:8443/id/eprint/11277 |
