AINI, SINTIA NUR (2026) STANDARISASI PARAMETER SPESIFIK DAN NON-SPESIFIK EKSTRAK DAUN BINAHONG (Anredera cordifolia) SEBAGAI KANDIDAT BAHAN AKTIF PENYEMBUH LUKA. Sarjana (S1) thesis, Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri.
COVER.pdf
Download (459kB)
AWALAN.pdf
Download (1MB)
BAB I.pdf
Download (557kB)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB) | Request a copy
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (806kB) | Request a copy
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB) | Request a copy
BAB V.pdf
Download (478kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (566kB)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB) | Request a copy
Abstract
Daun binahong (Anredera cordifolia) merupakan tanaman obat yang berpotensi sebagai bahan aktif penyembuh luka karena mengandung berbagai senyawa bioaktif yang berperan dalam regenerasi jaringan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan standarisasi parameter spesifik dan non-spesifik ekstrak daun binahong (Anredera cordifolia) yang diperoleh menggunakan metode Ultrasound-Assisted Extraction (UAE) sebagai kandidat bahan aktif penyembuh luka. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan single treatment design. Sampel berupa simplisia daun binahong diekstraksi menggunakan pelarut etanol melalui metode UAE. Pengujian meliputi perhitungan rendemen, standarisasi parameter spesifik (uji organoleptik, skrining fitokimia, kadar sari larut air, kadar sari larut etanol, dan kadar flavonoid total), serta parameter non-spesifik (kadar air, kadar abu total, dan kadar abu tidak larut asam). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun binahong yang diperoleh melalui metode UAE menghasilkan rendemen sebesar 1,8%. Parameter spesifik menunjukkan ekstrak kental berwarna hijau pekat, berbau khas, dan berasa pahit, mengandung alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, triterpenoid, dan steroid, dengan kadar sari larut air 62,43%, kadar sari larut etanol 45,25%, serta kadar flavonoid total 69,76 mg QE/g ekstrak. Parameter non-spesifik menunjukkan kadar air 0,50%, kadar abu total 5,09%, dan kadar abu tidak larut asam 0,61%. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak daun binahong hasil ekstraksi menggunakan metode UAE memiliki karakteristik parameter spesifik dan non-spesifik yang dapat digunakan sebagai gambaran mutu ekstrak serta mengandung flavonoid yang berpotensi berperan dalam proses penyembuhan luka.
| Item Type: | Thesis (Sarjana (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Daun binahong, Parameter Spesifik, Parameter Non-Spesifik |
| Subjects: | 500 – Ilmu Pengetahuan > 500 Ilmu pengetahuan > 507 Pendidikan, penelitian, topik terkait ilmu pengetahuan alam 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan > 615 Farmakologi dan terapi farmakologi |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > Farmasi |
| Depositing User: | Sintia Nur Aini |
| Date Deposited: | 06 Aug 2026 01:29 |
| Last Modified: | 06 Aug 2026 01:29 |
| Contributors (Pembimbing / Pengarah): | Contribution Name NIDN Thesis advisor ZUHRIYAH, AINU NIDN0706047801 Thesis advisor NIRMALA, ATIKA NIDN0720098302 |
| URI: | https://repository.unugiri.ac.id:8443/id/eprint/10903 |
