EVALUASI POTENSI ANTIOKSIDAN SEDIAAN TONER KOMBINASI LIDAH BUAYA (Aloe vera L.) DAN DAUN KEMANGI (Ocimum basilicum L.)

HANAFI, SHOFIATIN (2026) EVALUASI POTENSI ANTIOKSIDAN SEDIAAN TONER KOMBINASI LIDAH BUAYA (Aloe vera L.) DAN DAUN KEMANGI (Ocimum basilicum L.). Sarjana (S1) thesis, Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri.

[thumbnail of Cover.pdf] Text
Cover.pdf

Download (139kB)
[thumbnail of Awalan.pdf] Text
Awalan.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (403kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (790kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (539kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (397kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf] Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (464kB)
[thumbnail of Lampiran.pdf] Text
Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Kulit wajah merupakan organ terluar tubuh yang rentan terhadap paparan sinar ultraviolet, polusi, dan radikal bebas sehingga memerlukan perawatan khusus untuk menjaga kesehatan dan mencegah penuaan dini. Salah satu bentuk perawatan yang umum digunakan adalah toner yang berfungsi menyegarkan, membantu menjaga kelembapan kulit, serta memberikan perlindungan terhadap kerusakan oksidatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sediaan toner berbahan dasar lidah buaya dan daun kemangi yang kaya akan senyawa bioaktif seperti flavonoid, polifenol, vitamin, dan minyak atsiri yang berperan sebagai antioksidan alami. Penelitian ini menggunakan metode true-experimental dengan pendekatan kuantitatif. Sediaan diformulasikan dalam beberapa variasi konsentrasi kombinasi ekstrak lidah buaya dan daun kemangi. Evaluasi sediaan meliputi uji organoleptik, pH, homogenitas, viskositas, dan uji hedonik. Pengujian aktivitas antioksidan dilakukan menggunakan metode DPPH dengan parameter nilai IC₅₀. Hasil menunjukkan bahwa seluruh formulasi memenuhi persyaratan mutu fisik sediaan toner. Aktivitas antioksidan tertinggi diperoleh pada formula F2 dengan nilai IC₅₀ sebesar 22,80 ± 0,03 ppm yang tergolong kategori sangat kuat, sedangkan formula F4 memiliki aktivitas antioksidan paling rendah dengan nilai IC₅₀ sebesar 473,02 ± 8,51 ppm yang tergolong kategori sangat lemah. Dengan demikian, toner berbahan dasar lidah buaya dan daun kemangi memiliki potensi sebagai antioksidan alami, meskipun efektivitas aktivitas antioksidan dipengaruhi oleh perbedaan konsentrasi kombinasi ekstrak pada masing-masing formulasi.

Item Type: Thesis (Sarjana (S1))
Uncontrolled Keywords: Toner, lidah buaya (Aloe vera L.), daun kemangi (Ocimum basilicum L.), antioksidan, DPPH, IC₅₀.
Subjects: 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan
600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan > 615 Farmakologi dan terapi farmakologi
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > Farmasi
Depositing User: Shofiatin Hanafi
Date Deposited: 30 Jul 2026 02:57
Last Modified: 30 Jul 2026 02:57
Contributors (Pembimbing / Pengarah):
Contribution
Name
NIDN
Thesis advisor
QORIATI, YANI'
NIDN0705099401
Thesis advisor
NIRMALA, ATIKA
NIDN0720098302
URI: https://repository.unugiri.ac.id:8443/id/eprint/10545

Actions (login required)

View Item
View Item