KHOLIFATURROHMAH, KHOLIFATURROHMAH (2026) PENGARUH POLARITAS PELARUT TERHADAP TOKSISITAS EKSTRAK DAUN ANTING-ANTING (Acalypha Indica L.) DENGAN METODE BSLT. Sarjana (S1) thesis, Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri.
Cover.pdf
Download (210kB)
Awalan.pdf
Download (1MB)
BAB I.pdf
Download (609kB)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (896kB) | Request a copy
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (813kB) | Request a copy
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (648kB) | Request a copy
BAB V.pdf
Download (461kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (726kB)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB) | Request a copy
Abstract
KHOLIFATURROHMAH, 2026. Pengaruh Polaritas Pelarut terhadap Toksisitas Ekstrak Daun Anting-anting (Acalypha indica L.) dengan Metode BSLT. Skripsi. Program Studi Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro. Pembimbing utama Yani’ Qoriati, M.Si dan pembimbing kedua Abdul Basith S.S., M.Pd.
Kata Kunci: Daun Anting-anting, Polaritas Pelarut, Larva Udang, Toksisitas, Metode BSLT
Tanaman anting-anting (Acalypha indica L.) merupakan salah satu tanaman herbal yang diketahui mengandung berbagai senyawa metabolit sekunder yang berpotensi sebagai senyawa bioaktif. Perbedaan tingkat kepolaran pelarut dapat memengaruhi jenis dan jumlah senyawa yang terekstraksi sehingga dapat memengaruhi tingkat toksisitas ekstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh polaritas pelarut terhadap toksisitas ekstrak daun anting-anting (Acalypha indica L.) menggunakan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) terhadap larva Artemia salina Leach. Metode ekstraksi yang digunakan yaitu ekstraksi ultrasonik menggunakan pelarut etanol 96%, etil asetat, dan n-heksana. Selanjutnya dilakukan uji skrining fitokimia dan uji toksisitas dengan metode BSLT. Tingkat toksisitas ditentukan berdasarkan jumlah kematian larva Artemia salina Leach setelah 24 jam perlakuan dan dianalisis menggunakan metode probit dengan bantuan program SPSS untuk memperoleh nilai LC50. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai LC50 ekstrak etanol 96% sebesar 439,242 ppm, ekstrak etil asetat sebesar 227,162 ppm, dan ekstrak n-heksana sebesar 684,996 ppm. Berdasarkan hasil tersebut, ekstrak etil asetat daun anting-anting (Acalypha indica L.) memiliki tingkat toksisitas paling tinggi karena memiliki nilai LC50 paling rendah dibandingkan ekstrak etanol 96% dan n-heksana.
| Item Type: | Thesis (Sarjana (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Daun Anting-anting, Polaritas Pelarut, Larva Udang, Toksisitas, Metode BSLT |
| Subjects: | 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 600 Teknologi (ilmu terapan) > 600 Teknologi 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan > 615 Farmakologi dan terapi farmakologi |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > Farmasi |
| Depositing User: | Kholifaturrohmah Kholifaturrohmah |
| Date Deposited: | 24 Jul 2026 07:53 |
| Last Modified: | 24 Jul 2026 07:53 |
| Contributors (Pembimbing / Pengarah): | Contribution Name NIDN Thesis advisor QORIATI, YANI' NIDN070599401 Thesis advisor BASITH, ABDUL NIDN0715048502 |
| URI: | https://repository.unugiri.ac.id:8443/id/eprint/10253 |
