Amelia, Rika (2026) ANALISIS INTERAKSI OBAT ANTIHIPERTENSI PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK DI INSTALASI RAWAT INAP RSUD Dr. R. SOSODORO DJATIKOESOEMO. Sarjana (S1) thesis, Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri.
COVER.pdf
Download (122kB)
AWALAN.pdf
Download (574kB)
BAB I.pdf
Download (421kB)
BAB II .pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB) | Request a copy
BAB III .pdf
Restricted to Registered users only
Download (446kB) | Request a copy
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (640kB) | Request a copy
BAB V.pdf
Download (337kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (357kB)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB) | Request a copy
Abstract
Gagal ginjal kronik (Chronic Kidney Disease) merupakan kondisi kerusakan ginjal atau penurunan laju filtrasi glomerulus (eGFR) <60 mL/menit/1,73 m² yang berlangsung selama ≥3 bulan. Hipertensi menjadi komorbid sekaligus komplikasi yang sering menyertai gagal ginjal kronik (GGK), sehingga terapi sering melibatkan penggunaan beberapa obat antihipertensi secara bersamaan yang berpotensi menimbulkan interaksi obat. Selain itu, penurunan fungsi ginjal pada pasien GGK dapat memengaruhi eliminasi obat sehingga diperlukan penyesuaian dosis berdasarkan nilai eGFR. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis interaksi obat antihipertensi dan kesesuaian dosis antihipertensi berdasarkan nilai eGFR pada pasien GGK rawat inap di RSUD Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro. Penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan retrospektif dan metode deskriptif kuantitatif. Data diperoleh dari rekam medis pasien periode Oktober–Desember 2025. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 108 kasus interaksi obat antihipertensi yang terdiri atas 85 interaksi farmakodinamik dan 23 interaksi farmakokinetik. Berdasarkan tingkat keparahan, ditemukan 4 interaksi minor, 100 interaksi moderat, dan 4 interaksi mayor. Interaksi yang paling sering terjadi adalah furosemid–omeprazol (136 kejadian) dengan tingkat keparahan moderat, sedangkan interaksi minor yang paling banyak ditemukan adalah nifedipin–omeprazol (78 kejadian) dan interaksi mayor adalah candesartan–spironolakton (5 kejadian). Analisis kesesuaian dosis menunjukkan bahwa mayoritas obat antihipertensi yang diberikan telah sesuai dengan rekomendasi Renal Drug Handbook berdasarkan nilai eGFR pasien.
